Rabu, 04 Juni 2008

Bekal Hidup_Sederhana


Insya Alloh walaupun sedikit tapi bermakna, mudah-mudahan saya dan anda bisa mengamalkannya dalam ridlo-Nya. Amiin

Ø Dan Tuhanmu berfirman, “Dan berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku (berdoa kepada-Ku) akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. al-Mu’min 60).
Ø Firman Alloh ‘Azza wa Jalla dalam haditz qudsi, “Semua amalan anak Adam untuk dirinya Setiap kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya sepuluh sampai tujuhratus kali, kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yamh akan memberikan balasan untuknya, karena ia meninggalkan syahwat dan makan minumnya karena Aku.” HR. Muslim.
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “Tidak ada seorang muslim dimuka bumi yang memohon kepada Alloh sesuatu permohonan kecuali Alloh mengabulkannya atau menjauhkannya dari keburukan yang seimbang denganpermohonannya itu selama tidak memohon untuk sesuatu dosa atau pemutusan silaturrohmi.” HR at-Tirmidzi.
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “Perbanyaklah sujud kepada Alloh, sesungguhnya dengan satu kali sujud maka Alloh akan mengangkatmu satu derajat dan menghapus satu dosamu.” HR. Muslim
Ø Adi bin Umairoh r.a. berkata, “ Nabi Muhammad S.a.w. bersabda, ‘Alloh tidak menjatuhkan adzab kepada Masyarakat secara keseluruhan karena perbuatan orang-orang tertentu, sehingga mereka melihat kemungkaran itu didepan mereka dan mereka mampu mencegahnya. Kalau sudah begitu, Alloh akan menyiksa masyarakat itu secara umum (keseluruhan) bersama orang2 tertentu tadi. HR. Imam Ahmad.
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “Tidaklah termasuk kebajikan orang yang tetap berpuasa dalam perjalanan (musafir).” HR. Bukhori.
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “sedekah tidak akan harta, dan tidaklah Alloh menambah kepada seorang hamba yang suka memberi maaf melainkan kemuliannya, serta tidaklah seorang merendahkan hatinya (tawadlu’) karena Alloh melainkan Alloh mengangkat(derajat kemulian)nya.” HR. Muslim.
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “Barang siapa memberi makan kepada orang yang berbuka berpuasa maka dia memperoleh pahala puasa (orang itu) dan pahala orang yang (menerima makanan) berpuasa tidak diurangi sedikitpun.” HR. at-Tirmidzi.
Ø Rosululloh bersabda, “Berikanlah kepada buruh upahnya sebelum kering keringatnya.” HR. Abu Ya’la.
Ø Rosululloh s.aw. bersabda, “Tidaklah seorang hamba menutup-nutupi aib (cacat) orang lain kecuali Alloh akan menutupi celanya pada hari kiamat.”
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “Alloh selalu menolong orang selama orang itu selalu menolong saudaranya (sesama muslim).” HR. Ahmad.
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “ Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk menliti aib diri mereka dengan tidak mengurusi aib-aib orang lain.” HR. ad-Dailami)
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “Ada kalanya Alloh telah menyediakan sesuatu derajat bagi seseorang, tetapi tidak dpat dicapai dengan amalannya, sehingga diuji dengan musibah yang menimpa jasmaninya. Maka tercapailah derajatnya dengan itu.”
Ø Rosululloh s.a.w. bersbda, “Barangsiapa berjamaah dalam sholat shubuh dan isya’ maka baginya dua kebebasan, yaitu kebebasan dari kemunafikan dan kebebasan dari kemusyrikan (riya’),” (Abu Hanifah).
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “ Seorang muslim ialah yang menyelamatkan kaum muslimin dari (gangguan) lidah dan tangannya. Seorang mukmin ialah yang dipercaya oleh kaum beriman terhadap jiwa dan harta mereka. Dan, seorang muhajir ialah yang berhijrah meninggalkan dan menjauhi keburukan/kejahatan.” HR. Ahmad.
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “Yang pertama kali sirna dari umat adalah amanah dan yang terakhir sirna adlah sholat. Orang kerap melakukan sholat, tetapi tidak ada kebaikn padanya.
Ø Rosululloh bersabda, “ Ada tiga hal yang termsuk pusaka kebajikan : merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah, dan merahasiakan sedekah yang diinfakkan.” HR. Ath-Thabroni.
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “Orang2 yang menyebarkan kasih sayang akan dikasihi Alloh. Maka sayangilah mahluk yang di bumi, niscaya yang dilangit akan menyayangimu.” HR. Ahmad, Al-Hakim, Abu Daud.
Ø Rosululloh s.a.w. bersabda, “Demi Alloh yang jiwa Muhammad berada dalam genggam-Nnya, tiadalah akan tiba hari kiamat kecuali telah merajalelanya segala perbuatan mesum dan keji, pemutusan silaturrohmi, perlakuan buruk terhadap tertangga, orang yang jujur dituduh berkhianat, dan orang yang berkhianat diberi amanat.HR. Bukhori.
Ø Rosululloh bersabda, “Tidak ada wara’ (teguh beragama) yang lebih baik daripada menjaga diri, tidak ada ibadah yang lebih mengesankan daripada tafakkur, tidak ada iman yang lebih sempurna daripada malu dan sabar.” HR. Ibnu Maajah ath-Thabroni
Ø Rosululloh Bersabda, “Aku diberi oleh Alloh hikmah-hikmah yang banyak dalam ucapan2 yang sedikit. HR. Ahmad.
Ø Dari Abi Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad s.a.w. bersabda, “Sholat yang paling berat bagi orang2 munafik adalah sholat isya’ dan sholat fajar (shubuh). Andaikata mereka mengetahui betapa besar pahala sholat ‘atamah (isya’) dan sholat fajar maka mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak”.Hr. Bukhori.
Ø Dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Umar ibnul Khoththob r.a. berkata dalam khotbahnya, “Yang paling aku takutkan atas kalian adalah perubahan jaman, menyimpangnya ulama’ dari kebenaran, berdebatnya seorang munafik dengan menggunakan Alqur-an, dan para pemimpin yang menyesatkan umat tanpa ilmu. Dr. Musthofa as-Shiba’i) : Hindari tiga perkara dalam tiga hal : bangga dengan ilmumu saat berdiskusi dan berdebat, merasa hebat di depan orang2 yang mengenalmu, menunda berbuat baik ketika mendapat kesempatan.
Ø Ali Bin Abi Tholib r.a. ditanya tentang takdir, dia menjawab, “Jalan yang gelap gulita jangan kamu lalui, laut yang dalam jangan kamu selami, dan rahasia Alloh jangan kamu memaksakan diri untuk mengetahuinya”.
Ø (Ulama) : Luangkan waktumu untuk bersama Tuhan tanpa perantaraan seorangpun, dan untuk selalu bersama mahluk tanpa hawa nafsu. Barang siapa tidak seperti itu maka ia akan selalu merasakan benturan2.
Ø (Dzunnun al-Misri) : Tiga ciri kebahagiaan (1) orang yang semakin tua usianya makin berkurang keserakahannya, (2) orang yang semakin banyak hartanya, makin meningkat kedermawanannya (3) orang yang semakin tinggi kedudukannya, makin rendah hatinya.
Ø (Ulama) : Berdakwah untuk Alloh dan amal sholeh oleh orang yang beriman adalah puncak keimanan, yaitu sebagai khalifah Alloh di bumi. Kenikmatan Alloh terbesar ialah bila seseorang dijadikan oleh-Nya aparat dan petugas-Nya.
Ø Ulama : Lima perkara dari musibah dunia, yaitu wafatnya orang yang dicintai, musnahnya harta, ejekan dan hinaan oleh lawan, sakit yang berkepanjangan, dan istri yang buruk.
Ø (Pepatah) : Lakukanlah koreksi dihadapannya dan lakukanlah pujian dibelakangnya.
Ø (Ulama) : Manusia paling lemah adalah yang tidak mampu menyimpan rahasia. Manusia terkuat adalah yang mampu menahan amarahnya.
Ø Suap menyuap adalah suatu transaksi antara orang2 yang saling menukar kerendahan dan kehinaan diri.
Ø (Ulama) : Barangsiapa menolak berinfak dijalan Alloh untuk meraih keridloan Alloh, maka Alloh akan menyesatkannya dengan berinfak di jalan setan.
Ø (Ulama) : Manusia paling sabar adalah yang merahasiakan kebutuhannya dan manusia paling kaya adalah yang rela terhadap pemberian yang sedikit.
Ø (Ulama) Bersifat qona’ah niscaya engkau menjadi orang paling kaya.
Ø (Pepatah) Seorang ilmuwan ialah selalu menuntut ilmu dan menambah (meningkatkan) ilmunya. Orang yang merasa sudah cukup ilmunya adalah orang yang bodoh.
Ø (Ulama) : Tidak ada kebaikan bagi sedekah kecuali bila disertai niat yang baik dan keikhlasan.”
Ø (Pepatah) : Orang yang tidak diharapkan kebaikannya oleh masyarakat maka hidup dan matinya adalah sama saja.
Ø (Ulama) : Istri yang sholihah adalah 1. beramal sholeh dan berbuat baik kepada suami, 2. tata kepad suami kecuali dalam hal yang dibenci Alloh, 3. menjaga kehormatn diri ketika suami tidak ada, 4. menjaga harta suami, 5. menyenangkan suami selalu dengan keceriaan wajah, dandanan yang baik, menyenangkan suami bila dipandang dan berusaha menghiburnya, 6. ikut senang kala suami senang dan ikut sedih kala suami sedih.
Ø (Ibnul Muqoffa) Tulislah yang terbaik dari yang anda dengar, peliharalah apa yang terbaik dari yang anda tulis, dan sampikanlah yang terbaik dari yang anda dengar.
Ø (Ulama) : lima hal yang dapat memperpanjang umur dalam kebahagiaan: silaturrohmi, berbakti kepada kedua orang tua, sholat malam, banyak berdo’a dan banyak berdzikir.
Ø (Pepatah) Janganlah tergesa-gesa karena orang yang tergesa-gesa akan berkata padahal ia belum tahu, akan mejawab sebelum ia paham, akan berbuat sebelum ia berpikir, memberi keputusan padahal ia tidak mampu, memuji sebelum mencoba, mencela sebelum menguji. Orang yang bersifat seperti ini hanya diikuti oleh penyesalan.
Ø (Pepatah) : Orang yang tekun dan sibuk bekerja saat atasannya tidak ada ditempat, sesungguhya dia secara langsung sedang menuju kedudukan yang lbih tinggi.
Ø (Pepatah) Bila anda mendengarkan omongan orang lain maka anda butuh sabar dan bila orang lain mendengarkan omongan anda maka anda butuh bakat.
Ø (Pepatah) Dunia merayu orang yang lari darinya dan duniapun lari dari orang yang mengejarnya.
Ø Dua hal yang dimiliki perempuan melebihi lelaki adalah cemburu dan iri.
Ø (Pepatah) Lebih baik bagi seseorang memikul kesulitan dan kesusahan daripada memikul beban aib yang memalukan.
Ø (Pepatah) Cara terbaik untuk lari dari berbuat kejahatan (maksiat) adalah dengan mengejar berbuat kebaikan (makruf).
Ø (Pepatah) Keindahann kemiskinan adalah sabar, dan keinadahan kekayaan adalah bersyukur.
Ø (Pepatah) Orang berakal tidak akan membicarakan sesuatu yang tidak ia ketahui.
Ø Pesan ayah kepada anaknya, “Wahai anakku, janganlah engkau menyerahkan dirimu kepada hawa nafsumu, janganlah menitipkan rahasiamu kepada orang lain, janganlah menyerahkan urusanmu kecuali kepada orang yang menghargai martantmu, jangan terburu-buru menjawab sebelum lengkap ungkapannya. Kalau engkau ingin ditaati, mintalah sesuatu yang kiranya dapat dipenuhi.”
Ø (Ulama) : Awal mula keberhasilan menuntut ilmu ialah dengan diam, yang kedua mendengarkan dengan tekun, yang ketiga memahami dan menghafalkannya, dan yang keempat mengamalkannya.”
Ø (Imam Syafi’i) Diam aku anggap perniagaan, meskipun tidak menguntungkan maka paling tidak aku tidak merugi.
Ø Ketika diangkat menjadi Kholifah, Abu Bakar ash-shiddiq r.a. berpidato, “Aku telah diangkat menjadi pemimpin kalian, padahal aku bukan yang terbaik diantara kalian, oleh karena itu jika aku benar bantulah aku dan jika aku berbuat salah tegurlah (luruskanlah) aku.”
Ø Imam al-Ghozali dalam Al-Ihya ‘Ulumiddin, “Dalam diri manusia terdapat 4 sifat: 1. sabiyah (kebuasan), 2. bahimiyah (kebinatangan), 3. syaithoniyah (kesetanan), 4. rabbaniyah (ketuhanan). Jika sifat robbaniyah mengalahkan dan mengendalikan ketiga sifat lainnya, maka akan timbul sifat-sifat yang baik seperti menjaga kehormatan diri (iffah), qona’ah (merasa cukup dengan yang ada/diterima) tenang, zuhud (menahan diri diri dari ketamakan dunia), wara’, taqwa, malu, jujur, berani, dermawan, sabar, suka menolong, tahan atas penderitaan, suka memaafkan, teguh pendirian, mulia, pandai, selalu ceria (senyum) dan sebagainya.”.
Ø (Ulama) Dosa yang paling besar adalah apabila pelkunya meremehkannya dan menganggapnya ringan.
Ø (Ulama) Jangan mengandalkan diri kepada dua perkara, yaitu kesehatan dan kekayaan. Suatu saat terlihat sehat tiba-tiba jatuh sakit dan terlihat kaya tiba-tiba menjadi melarat.
Ø (Ulama) Janganlah Anda memohon kepada Alloh agar meringankan beban dan tanggung jawab Anda, tetapi mohonlah kepada-Nya agar menguatkan bahu dan punggung Anda dan mengokohkan jiwa dan hati Anda agar bisa memikul beban dan tanggung jawab tersebut.
Ø (Pepatah) Ucapan yang lemah lembut bisa melunakkan hati yang keras, sedang uacapan yang keras bisa menyisakan penyesalan.
Ø Jp. 3-1-05 (Musthofa Bisri bercerita) : WaliuLLOH Syech SARIY as SAQATHY (wafat 235 H/967 M.) Seorang arif, murid sufi besar MA’RUF KARKHY, pernah berkata, “Tiga puluh tahun aku bersitighfar memohon ampun kepada ALLOH untuk sekali Alhamdulillah ucapanku”, seorang yang mendengar bertanya. “Kenapa?”, beliau menjawab, “Terjadi kebakaran di Baghdad, lalu ada orang datang menemuiku dan mengabarkan bahwa toko milikku selamat dan tidak ikut terbakar, waktu itu spontan aku mengucap alhamduliLLAH, ucapan itulah yang kusesali selama tigapuluh tahun ini, aku menyesali sikapku yang hanya mementingkan diri sendiri dan melupakan (penderitaan) orang lain”.
Ø (Sutarji Calzoum Bachri - Penyair) Dari hari kehari / bunuh diri / dari tahun ketahun / bertimbun luka dibadan / Maut menabungku segobang-gobang --- Bukan kesenangan dengan datangnya tahun baru, melainkan kesusahan dengan berkurangnya umur.
Kalimat-kalimat diatas sebenarnya saya ambil dari kalender harian, isinya bagus untuk tuntutan hidup, baik untuk hubungan insan dengan Rab-nya maupun untuk jurus ampuh agar disukai tetangga, rekan dan lingkungannya

0 komentar: